13 December 2011

Membuat Sitemap dengan Plugin Google XML Sitemaps Generator

Lagi-lagi tentang Sitemaps. Tapi, berbeda dengan istilah sitemaps pada postingan Membuat Table Of Content dengan Plugin Sitemaps Generator, sitemaps yang dimaksud di sini adalah sitemaps berformat XML yang sering dipakai untuk urusan cepat ter-index oleh search engine. Bagi yang masih belum jelas, boleh deh baca artikel Apa Itu Sitemap.:)

Dibuat oleh Arne Brachhold, plugin ini menghasilkan XML-Sitemap yang didukung oleh search engine besar seperti Google, YAHOO, MSN Search dan Ask.com. Sayang, plugin ini hanya bisa dijalankan pada blog berplatform WordPress.



Lalu.. kenapa disebut Google XML-Sitemap, jika ternyata format XML juga dikenal oleh search engine lainnya?

Ceritanya, sitemap berformat XML ini pertama kali dikenalkan oleh Google pada tahun 2005. Kemudian pada tahun 2006, YAHOO, MSN Search and Ask.com ikut-ikutan mengadopsi teknologi XML ini. Itu sebabnya, XML-Sitemap sering disebut juga dengan Google XML-Sitemap. Atau mungkin karena Google sering dianggap mbah-mbah 'kali? He..he.. ya enggak lah..
Features

Beberapa fitur yang diusung oleh plugin ini antara lain :
  1. Available untuk semua versi WordPress setelah 1.5.
  2. Sitemaps dihasilkan secara otomatis.
  3. Anda tidak harus mengerti PHP atau mengubah file.
  4. Mudah di-kustomisasi.
  5. Menghitung skala prioritas setiap postingan berdasarkan jumlah comment.
  6. Memberikan notifikasi ( ping ) kepada Ask.com, Google, MSN Live Search dan YAHOO segera setelah blog anda di-update. Automatically!!
  7. Menghasilkan 2 format Sitemaps : XML dan zipped version.

Instalasi Plugin

Prosesnya sama dengan instalasi plugin-plugin WordPress pada umumnya. Sangat mudah.
  1. Download plugin Google XML-Sitemaps Generator (version : 3.1.0.1, released on 2008-05-27).
  2. Upload dan extract file yang telah di-download tadi ke folder wp-content/plugins/ di blog anda.
  3. Log in ke ruang admin WordPress anda, plih tab Plugins, lalu aktifkan plugin Google XML-Sitemaps Generator.
  4. Anda kemudian akan mempunyai sebuah menu baru bernama XML-Sitemap di bawah menu Settings. Di sinilah ruang anda untuk melakukan setting atau kustomisasi, misalnya mengubah frekuensi, nama file XML-Sitemaps, dan lain-lain.
  5. Klik Rebuild Sitemap untuk membuat file sitemap.xml anda pertama kali. Berikutnya, file sitemap ini akan berubah otomatis setiap kali blog anda di-update.
  6. Finish. Jika ternyata anda mengalami masalah, coba cari jawabannya di sini.

Berikutnya, anda bisa submit sitemap.xml ini ke Google Sitemaps Program. Jangan lupa, anda mesti punya account Google terlebih dulu untuk bisa gabung di program webmaster ini. Di sana, anda bisa melihat beberapa statistik menarik tentang blog anda seperti keyword yang sering dipakai dan masalah-masalah spidering ketika robot Google menjelajah di blog anda.

Bagi anda yang tidak memiliki account di Google atau memang tidak ingin membuatnya, anda dapat mengenalkan file sitemap.xml anda ke Google dengan melakukan ping ke server sitemap mereka. Caranya, copy paste alamat berikut di address bar browser anda ( ganti www.namablog.com dengan alamat blog anda ) :
  1.  http://www.google.com/webmasters/sitemaps/ping?
  2.  sitemap=http://www.namablog.com/sitemap.xml

Nah.. bagaimana? Mudah bukan? Anda sendiri pakai sitemap tidak ? :)

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...